Sebaran Nitrat dan Kelimpahan Fitoplankton di Pantai Tanah Merah dan Pulau Semujur

Muh. Yusuf, Aditya Pamungkas, Mu’alimah Hudatwi, Irvani Irvani

Abstract


Perairan Pantai Tanah Merah dan Perairan Pulau Semujur, ke dua lokasi tersebut terletak di Kabupaten Bangka Tengah. Secara Geografis yang membedakan ke dua lokasi tersebut adalah, lokasi yang satu berada di daratan pantai (Tanah Merah) cukup jauh dari pemukiman penduduk, sedangkan lokasi yang lain berada di lingkungan perairan Pulau Kecil (Semujur), yang berpenduduk. Kondisi geografis yang berbeda tersebut dapat menyebabkan  kandungan unsur hara nitrat tentu akan berbeda, karena sumber unsur hara nitrat yang utama berasal dari kegiatan manusia di darat. Tingginya unsur hara Nitrat akan berpengaruh terhadap kelimpahan fitoplankton di perairan setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi dan sebaran nitrat dalam kaitannya dengan kelimpahan fitoplankton di laut. Penelitian dilakukan di perairan pantai Tanah Merah dan perairan Pulau Semujur, Kebupaten Bangka Tengah. Penelitian dilakukan pada bulan Februari sampai April 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan nitrat di perairan pantai Tanah Merah sebesar 0.011-0.026 mg/L (St.1-St.4) lebih rendah dibandingkan dengan perairan Pulau Semujur sebesar 0.046-0.10 mg/L (St.9-St.12). Data kelimpahan fitoplankton dan Indeks Keanekaragaman Jenis (H’) menunjukkan bahwa perairan pantai Tanah Merah sebesar 111.000-134.000 sel/L dan indeks H’ sebesar 2.06 - 2.16 lebih rendah dibandingkan dengan data kelimpahan fitoplankton di perairan Pulau Semujur sebesar 110.000-208.000 sel/L dan indeks H’ sebesar 2.22-2.29. Data pendukung berupa kecepatan arus di perairan pantai Tanah Merah berkisar antara 0.14-0.21 m/d lebih rendah dibandingkan dengan perairan pulau Semujur sebesar 0.22-0.32 m/d.    


Keywords


nitrat, fitoplankton, pantai Tanah Merah, pulau Semujur

Full Text:

PDF (INDONESIA)

References


Azizah, D. (2017). Kajian Kualitas Lingkungan Perairan Teluk Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau. Jurnal Dinamika Maritim. Coastal and Marine Resources Research Center, Raja Ali Haji Maritime University Tanjungpinang-Indonesia, 6 (1): 47-53.

Bukhari., Adi., W., Kurniawan. (2017). Pendugaan Daerah Penangkapan Ikan Tenggiri Berdasarkan Distribusi Suhu Permukaan Laut dan Klorofil-a di Perairan Bangka. Jurnal Sumberdaya Perairan Akuatik, 11(1): 26-47.

Dahuri, R., Rais, J., Ginting, S.P., dan Sitepu, M.J. (2004). Pengelolaan Sumber Daya Wilayah Pesisir dan Lautan Secara Terpadu (Integrated Coastal Resources Management). Jakarta: Penerbit PT. Pradnya Paramita.

Dzialowski, A.R., Dzialowski, W., Shih-Hsien, L., Niang-Choo, J.H. Beury & D.G. Huggins. (2008). Effects of Sediment Resuspension on Nutrient Consentrations and Algal Biomass in Reservoir of the Central Plains. Lake Reservoir Manag. 24:313-320. doi:10.1080/0743814080935 4841.

Edward dan Tarigan, M.S. (2003). Pengaruh Musim Terhadap Fluktuasi Kandungan Fosfat dan Nitrat Di Laut Banda. MAKARA, SAINS, 7(2): 82-89.

Effendi, H. (2003). Telaah Kualitas Air bagi Pengelolaan Sumberdaya dan Linggkungan Perairan. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Fachrul, F. M., Haeruman, H, Sitepu, L.C. (2005). Komunitas fitoplankton sebagai bio-indikator kualitas perairan Teluk Jakarta. (Phytoplankton Community as Bioindicator of Jakarta Bay),” presented at Seminar Nasional MIPA 2005, November 24-26, Jakarta, Indonesia. 2005.

Gaol, A.S.T., Diansyah, G., Purwiyanto, A.I.S. (2017). Analisis Kualitas Air laut di Perairan Selat Bangka Bagian Selatan. Maspari Journal, 9(1): 9-16.

Hadikusumah (2008). Diagram T-S-Ch Di Selat Makassar: Kaaitannya dengan Upwelling Tahun 1999, 2003, 2004. Jurnal Teknik Lingkungan. Edisi Khusus Agustus 2006. Jakarta. IATPI:223-236.

Jones-Lee, A., and Lee, G.F. (2005). Eutrophication (Excessive Fertilization).Water Enc yclopedia: Surface and Agricultural Water, Hobokon NJ: Wiley, pp. 107-114, 2005.

Kalvin Paiki dan John D. Kalor., Paiki, K dan Kalor, J. D., (2017). Distribusi Nitrat dan Fosfat Terhadap Kelimpahan Fitoplankton Di Perairan Pesisir Yapen Timur. Journal of Fisheries and Marine Science. Vol. 1 No. 2 (2017) : 65-71. ©2017 at http://jfmr.ub.ac.id

Kementerian Lingkungan Hidup. 2004. Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 51 tentang Baku Mutu Air Laut. Lampiran I sampai dengan III.

Lalli, C.M. and Parsons, T.R. (1997). Biological Oseanography. CRC. Press. Boca Raton, Florida.

Latief, H. (2002). Oseanografi Pantai. Volume 1. Bandung: Departemen Geofisika dan Meteorologi, ITB.

Maslukah, L., Indrayanti, E., Rifai, A. (2014). Sebaran Material Organik dan Zat Hara Oleh Arus Pasang Surut di Muara Sungai Demaan. Jepara. Jurnal ILMU KELAUTAN . 19(4):189-194.

Nontji, A. (2008). Plankton Laut. Jakarta: LIPI Press.

Rukminasari, N., Nadiarti., Awaluddin, K. (2014). Pengaruh Derajat Keasaman (pH) Air Laut Terhadap Konsentrasi Kalsium dan Laju Pertumbuhan Halimeda sp. Torani (Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan UNHAS), 24(1): 28-34.

Sastrawijaya, T. (2009). Pencemaran Lingkungan (Environmental Pollution). Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Sudjana (2005). Metode Statistik (Statistic Methodology). Jakarta: Penerbit Erlangga.

Supangat, A., dan Susanna, (2008). Pengantar Oseanografi. Riset Wilayah Laut dan Sumberdaya Non-Hayati. Badan Riset Kelautan dan Perikanan Departemen Kelautan dan Perikanan.

Wibowo, M., Rachman., Reno, R. (2020). Kajian Kualitas Perairan Laut Sekitar Muara Sungai Jelitik Kecamatan Sungailiat-Kabupaten Bangka. Jurnal Presipitasi, Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan,17(1): 29-37.




DOI: http://dx.doi.org/10.30649/jrkt.v2i2.45

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Riset Kelautan Tropis (Journal of Tropical Marine Research) (J-Tropimar)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

                                                                                                                  Creative Commons License

                                                       J-Tropimar (p-ISSN 2656-3150 & e-ISSN 2656-7091) is licensed under a 

                                                          Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

                                       Published by Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah Surabaya, Indonesia.

 

                                                                Jurnal Riset Kelautan Tropis saat ini telah terdaftar pada situs:


                                                  

 

                                                                                                                Recomended Tools: