Identifikasi Komponen Pasang Surut Perairan Dangkal dan Periode Panjang di Wilayah Perairan Indonesia

Authors

  • Saat Mubarrok Program Studi Oseanografi, Institut Teknologi Bandung
  • Ivonne Milichristi Radjawane Program Studi Oseanografi, Institut Teknologi Bandung
  • Tiara Syella Angelina Manikape Program Studi Oseanografi, Institut Teknologi Bandung

DOI:

https://doi.org/10.30649/jrkt.v7i2.121

Keywords:

pasang surut, perairan dangkal, periode panjang, least square, FFT

Abstract

Perairan Indonesia memiliki variasi batimetri yang kompleks, yang mempengaruhi dinamika penjalaran gelombang pasut di wilayah perairannya. Penelitian ini mengkaji karakteristik komponen pasang surut perairan dangkal dan komponen pasang surut periode panjang di lima stasiun pasang surut, yaitu Sabang, Sibolga, Padang, Benoa, dan Saumlaki. Data yang digunakan adalah data pasang surut berkualitas baik selama tahun 2018, yang diperoleh dari jaringan terintegrasi tide gauge dunia dan diperuntukkan untuk riset. Analisis dilakukan terhadap komponen harmonik pasang surut utama (M2, S2, K1, dan O1), 26 komponen pasang surut perairan dangkal lainnya, serta komponen pasang surut periode panjang (Ssa, Mm, Mf, dan MSf) dengan menggunakan metode analisis komponen harmonik pasang surut least square dan Fast Fourier Transform (FFT). Berdasarkan metode least square, amplitudo komponen perairan dangkal yang signifikan diperoleh sebesar 0.017 m (2N2), 0.014 m (M4), 0.018 m (M4), 0.011 m (MKS2), dan 0.019 m (2N2) di masing-masing stasiun pasang surut Sabang, Sibolga, Padang, Benoa, dan Saumlaki. Komponen pasang surut periode panjang yang signifikan adalah Ssa dengan amplitudo sebesar 0.047 m, 0.052 m, 0.055 m, 0.054 m, dan 0.034 m di masing-masing stasiun pasang surut tersebut. Hasil analisis FFT menunjukkan bahwa komponen pasang surut dominan di seluruh daerah kajian memiliki periode semidiurnal (12 jam) dan diurnal (24 jam). Meskipun amplitudonya kecil, komponen dengan periode pendek (4 dan 6 jam) serta komponen periode panjang (15 hingga 30 hari) masih dapat terdeteksi.

References

Airy, G.B., (1845). Tides and waves. In Encyclopedia Metropolitana (p. 289), London.

Bowden, K.F., (1983). Physical Oceanography of Coastal waters. Ellis Horwood series Marine science, Camelot Press Ltd., Southampton, Great Britain.

Caldwell P., dan Kilonsky B., (1992). Data processing and quality control at the TOGA Sea-level Center. Joint IAPSO-IOC Workshop on Sea-level Measurements and Quality Control, Paris, 12–13 October, 1992. IOC Workshop Report No. 81, UNESCO, pp 122–135.

Fadilah, Suripin, dan Sasongko, D. P., (2013). Menentukan Tipe Pasang Surut dan Muka Air Rencana Perairan Laut Kabupaten Bengkulu Tengah Menggunakan Metode Admiralty. Maspari Journal, 2014, 6 (1), 1-12.

Hadi, S., (1973). Studi Perambatan Pasang Nonlinier di Sungai Musi. Tugas Sarjana Departemen Geofisika dan Meteorologi FMIPA, Institut Teknologi Bandung.

Pawlowicz, R., B. Beardsley, B., dan S. Lentz, S., (2002). Classical tidal harmonic analysis including error estimates in MATLAB using T_TIDE, Computers and Geosciences 28, 929- 937.

Pugh, D.T., (1987). Tides,surges, and mean sea level. A handbook for engineer and scientist. Natural Environment Research Council Swindon, UK

Umam, C., Pranowo, W. S., & Fatoni, K. I. (2022). Studi Perbandingan Karakteristik Pasang Surut Hasil Perhitungan Data Lokal Dengan Model Pasang Surut Global di Perairan Indonesia: Comparative Study of Tidal Characteristics Calculation of Local Data Using Global Tidal Models in Indonesian Waters. Jurnal Chart Datum, 5(2), 97–112.

Solihuddin, Sari, M.E., dan Kusumah, G., (2011). Prediksi Laju Sedimentasi di Perairan Pemangkat, Sambas Kalimantan Barat Menggunakan Metode Pemodelan. Buletin Geologi Tata Lingkungan. 21(3): 117-126.

Zakaria, A. 2015. Model Periodik dan Stokastik Data Pasang Surut Jam – Jaman Dari Pelabuhan Panjang. Jurnal Rekayasa, 19(1):67 – 84.

Zuhaira, H., Handoyo, G., Purwanto, P., Suryoputro, A. A. D., & Yulina, S. (2020). Kajian Perbandingan Analisis Pasang Surut dengan Menggunakan Metode Least Square dan Fourier di Perairan Barat Sumatera. Indonesian Journal of Oceanography, 2(3), 225-232.

Published

2025-11-01

How to Cite

Mubarrok, S., Radjawane, I. M. ., & Tiara Syella Angelina Manikape. (2025). Identifikasi Komponen Pasang Surut Perairan Dangkal dan Periode Panjang di Wilayah Perairan Indonesia. Jurnal Riset Kelautan Tropis (Journal Of Tropical Marine Research) (J-Tropimar), 7(2), 147–157. https://doi.org/10.30649/jrkt.v7i2.121

Issue

Section

Articles