Analisis Tinggi Gelombang dengan Kala Ulang Metode Fisher Tippet Type-1 Pantai Pangali-ali Kabupaten Majene
DOI:
https://doi.org/10.30649/jrkt.v8i1.142Keywords:
Gelombang, angin, fetch, periode ulang, Fisher Tippet Type-1Abstract
Pantai Pangali-Ali, Kabupaten Majene merupakan pantai yang wilayahnya memiliki daerah pesisir yang panjang yaitu sepanjang 125 km. Sebagian besar pusat kegiatan masyarakat di Kabupaten Majene terletak di daerah pesisir. Beberapa daerah di Kabupaten Majene memiliki potensi terjadi kerusakan akibat abrasi. Salah satu yang mempengaruhi terjadinya gelombang adalah kecepatan dan arah angin. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui distribusi kecepatan angin dan arah angin dari WRPlot Pantai Panga-liali tahun 10 tahun (2014-2023), 2) Mengetahui kecepatan angin dalam faktor tegangan angin (UA) dan 3) Menganalisis tinggi gelombang kala ulang 2, 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun metode Fisher Tippet Type-1 Pantai Pangali-Ali Majene. Hasil analisis yang dilakakukan, maka diperoleh arah Tenggara berdasarkan data angin selama 10 tahun (2014-2023) frekuensi distribusi sebesar 28%. Nilai Faktor Tegangan Angin (UA) diperoleh nilai maksimum pada tahun 2014 arah Tenggara sebesar 14,51 m/s. Untuk analisis periode ulang 2 tahun= 0,328 m, periode 5 tahun= 496 m, periode 10 tahun= 0,607 m, periode 25 tahun= 0,747 m, periode 50 tahun= 851 m, dan periode 100 tahun= 954 m.
References
Agarwal, A., Venugopal, V., & Harrison, G. P. (2013). The assessment of extreme wave analysis methods applied to potential marine energy sites using numerical model data. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 27, 244–257
.
Aisjah, A. S., Arifin, A., & Kurniawan, A. (2015). Sverdrup Munk Bretschneider modification for wave forecasting. British Journal of Applied Science & Technology.
Altunkaynak, A. (2012). Estimation of significant wave height in shallow lakes using expert system techniques. Expert Systems with Applications, 39(3), 2549–2559.
David. (2022). Analisis parameter gelombang signifikan berdasarkan data angin. Jurnal Kelautan Dan Pesisir.
Komperatif, S., Weibull, M., Metode, D. A. N., Menghitung, D., Di, G., & Donggala, P. (2017). Program Studi Teknik Sipil , Universitas Tadulako ( Untad ) Palu Program Studi Teknik Sipil , Universitas Tadulako ( Untad ) Palu. 27–28.
Meitayusni Nabila, N., Sasmito, B., & Sukmono, A. (2020). Studi Karakteristik Gelombang Perairan Laut Jawa Menggunakan Satelit. Jurnal Geodesi Undip Januari, 9(1), 67–76.
Munk, S., Smb, B., & Perairan, D. I. (2020). Pengolahan Gelombang Permukaan Laut Menggunakan Metode.
Purwanto, P., Tristanto, R., Handoyo, G., Trenggono, M., & Suryoputro, A. A. D. (2020). Analisis Peramalan dan Periode Ulang Gelombang di Perairan Bagian Timur Pulau Lirang, Maluku Barat Daya. Indonesian Journal of Oceanography, 2(1), 80–89.
Purwono, N. ., & Sismiani, A. (2018). Peramalan Kejadian Gelombang Pantai Watunohu Dengan Pendekatan Empiris Analisa Data Angin. Teodolita (Media Komunikasi Ilmiah Di Bidang Teknik), 19(2), 2–10.
Rohani, I., Paroka, D., Thaha, M. A., & Hatta, M. P. (2021). Pemodelan Fisik Pengaruh Tinggi Pasang Surut Terhadap Kecepatan Aliran Di Muara Sungai. Konferensi Nasional Teknik Sipil 15, Triyanti 2005, 20–21.
Satriadi, A. (2017). Peramalan Tinggi Dan Periode Gelombang Signifikan Di Perairan Dangkal (Studi Kasus Perairan Semarang). Buletin Oseanografi Marina, 6(1), 17.
Setiyawan, Rusdin, A., & Adnyani, N. (2015). Analisis Peramalan Ketinggian Gelombang Laut Dengan Periode Ulang Menggunakan Metode Distribusi Weibull (Studi Kasus Pantai Lembasada Kabupaten Donggala). Infrastruktur, 5(1), 38–50.
Sipil, T., Tadulako, U., Tadulako, U., & Author, C. (2023). C o m p o s i t e j o u r n a l. 3(2), 55–62.
Suska, U. (2016). BAB II Dasar Teori. UIN Suska, 5(1), 1689–1699.
Vanem, E. (2022). A truncated, translated Weibull distribution for shallow-water significant wave height. Coastal Engineering, 171, 104042.
Yusman, Y., Palippui, H., & Apriansah, A. (2019). Pemetaan Kualitas Air Tanah Wilayah Pesisir Kabupaten Majene. Riset Sains Dan Teknologi Kelautan, 2(1), 128–132.









