Biomassa dan Serapan Karbon pada Tegakan, Nekromassa, dan Substrat Mangrove
DOI:
https://doi.org/10.30649/jrkt.v8i1.166Keywords:
Acanthus ilicifolius, Avicennia alba, biomassa, Rhizophora mucronata, serapan karbonAbstract
Ekosistem mangrove dikenal sebagai salah satu penyimpan karbon terbesar di antara ekosistem pesisir lainnya. Peran ekologisnya sangat vital, terutama dalam menyerap dan menyimpan karbon dalam berbagai kompartemen seperti tegakan hidup (dahan dan batang), nekromassa (pohon dan ranting mati), serta substrat tanah yang kaya bahan organik. Keberagaman jenis mangrove, seperti Rhizophora mucronata, Avicennia alba, dan Acanthus ilicifolius, memberikan kontribusi yang bervariasi terhadap akumulasi biomassa dan potensi serapan karbon. Studi ini dilakukan di Ekowisata Mangrove Lantebung Makassar untuk mengevaluasi parameter oseanografi, nilai biomassa, dan potensi serapan karbon dari ketiga komponen tersebut sebagai dasar pengelolaan ekosistem pesisir secara berkelanjutan. Sampel dipilih secara sengaja menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan transek kuadran berukuran 40 x 40 meter, dan seluruh bagian vegetasi dianalisis di laboratorium menggunakan Metode Gravimetri untuk mengukur kandungan karbon keringnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paramater oseanografi habitat mangrove tergolong ideal dan sesuai dengan kriteria baku mutu air laut yang mendukung kehidupan biota akuatik; biomassa nekromassa, dahan dan substrat Avicennia alba lebih besar daripada Rhizophora mucronata dan Acanthus ilicifolius; selain itu, kompartemen yang mampu menyerap karbon tertinggi pada mangrove adalah dahan Avicennia alba, sedangkan yang terendah terdapat pada substrat Rhizopora mucronata.
References
Chanan, M. (2011). Potensi karbon di atas permukaan tanah di Blok Perlindungan Taman Wisata Alam Gunung Baung Pasuruan – Jawa Timur. Jurnal Gamma, 6: 101–112.
Cerón-Bretón, J. G., Cerón-Bretón, R. M., Rangel-Marrón, M. M., Muriel-Garcia, M., Cordova-Quiroz, A. V., & Estrella-Cahuich, A. (2011). Determination of carbon sequestration rate in soil of a mangrove forest in Campeche, Mexico. International Journal of Energy and Environment, 3(5): 328–336.
Hairiah, K., & Rahayu, S. (2007). Pengukuran karbon tersimpan di berbagai macam penggunaan lahan. Bogor: World Agroforestry Centre.
Heriyanto, N. M., & Subiandono, E. (2012). Composition and structure, biomass, and potential of carbon content in mangrove forest at National Park Alas Purwo. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam, 9(1): 23–32.
Irawan, U., & Purwanto, E. (2020). Panduan pengukuran dan pendugaan cadangan karbon pada ekosistem hutan gambut dan mineral. Bogor: Tropenbos Indonesia.
Kauffman, J. B., Heider, C., Cole, T. G., Dwire, K. A., & Donato, D. C. (2011). Ecosystem carbon stocks of Micronesian mangrove forests. Wetlands, 31(2): 343–352.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2023). Laporan Kinerja 2023 KLHK. Diakses 1 Januari 2026, dari https://www.menlhk.go.id/work-plan/laporan-kinerja-2023-klhk/ Kementerian LHK
Kusmana, C., & Watanabe, H. (1992). Production structure of main commercial tree species in a mangrove forest in East Sumatera, Indonesia. BIOTROPIA, (5): 1–9.
Kusuma, A. H., Effendi, E., Hidayatullah, M. S., & Susanti, O. (2022). Estimasi serapan karbon pada vegetasi mangrove Register 15, Kecamatan Pasir Sakti, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Journal of Marine Research, 11(4): 768–778.
Lumbu, T., Rumengan, A. P., Paruntu, C. P., Darwisito, S., Ompi, M., & Mandagi, S. (2022). Kajian simpanan karbon pada biomassa mangrove di Pesisir Desa Tatengesan, Kecamatan Pusomaen, Kabupaten Minahasa Tenggara, Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis, 10(1): 63–71.
Manafe, G., Kaho, M. R., & Risamasu, F. (2016). Estimasi biomassa permukaan dan stok karbon pada tegakan pohon Avicennia marina dan Rhizophora mucronata di perairan pesisir Oebelo Kabupaten Kupang. Bumi Lestari Journal of Environment, 16(2): 163.
Mejupan, E. (2001). Pengukuran biomassa dan kandungan karbon hara kalsium (Ca) di atas permukaan tanah pada hutan rawa gambut (studi kasus di HPH PT Diamond Raya Timber, Bagan Siapi-api, Provinsi Riau). Skripsi. Jurusan Manajemen Hutan, Fakultas Kehutanan: Institut Pertanian Bogor.
Munir, M. (2017). Estimasi biomassa, stok karbon, dan sekuestrasi karbon dari berbagai tipe habitat terestrial di Gresik, Jawa Timur secara non-destructive dengan persamaan allometrik. Surabaya.
Mutiara, M. T. (2015). Biomassa dan serapan karbon (carbon sequestration) pada tegakan, nekromassa kayu dan substrat mangrove di Bulaksetra, Pangandaran. Skripsi. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan: IPB University.
Nenobahan, M. A. (2022). Estimasi biomassa permukaan dan stok karbon pada ekosistem mangrove di Pesisir Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Tesis. Universitas Nusa Cendana, Kupang.
Noor, Y. R., Khazali, M., & Suryadiputra, I. N. N. (2006). Panduan pengenalan mangrove di Indonesia. Bogor: Wetlands International – Indonesia Programme.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. (2021). Jakarta.
Rahman, F. A., & Hadi, A. P. (2021). Kandungan C-Organik substrat ekosistem mangrove di Danau Air Asin Gili Meno Kabupaten Lombok Utara. Bioscientist: Jurnal Ilmiah Biologi, 9(2): 516.
Rizkiyani, H. M., Pribadi, R., Ario, R., Pietersz, J. H., & Pentury, R. (2024). Pendugaan simpanan karbon pada tegakan dan substrat mangrove dengan metode non destruktif di Desa Betahwalang, Kabupaten Demak. Journal of Marine Research, 13(3): 443–451.
Santoso, N., Sutopo, S., Pambudi, G. P., Danarta, V. F., Wibisono, R. A., Astuti, T. P., …Wicaksono, D. A. (2021). Pendugaan biomassa dan serapan karbon di beberapa areal taman hutan kota Jakarta, Bekasi dan Bogor. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman, 18(1): 35–49.
Sulistiana, S. (2017). Potensi mangrove sebagai karbon biru Indonesia bagi pembangunan berkelanjutan. Dalam Peran Matematika, Sains, dan Teknologi dalam Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/SDGs (hlm. 281–303).
Wang, G., Guan, D. S., Peart, M. R., Chen, Y. J., & Peng, Y. S. (2013). Ecosystem carbon stocks of mangrove forest in Yingluo Bay, Guangdong Province of South China. Forest Ecology and Management, 310: 539–546.
Wulandari, S., Nikma, H., & Tamti, H. (2024). Analisis keunggulan bersaing berkelanjutan ekowisata mangrove Lantebung Kota Makassar. Jurnal Riset Diwa Bahari (JRDB), 2(1): 33–38.
Zhang, W., Feng, H., Chang, J. N., Qu, J. G., Xie, H. X., & Yu, L. Z. (2009). Heavy metal contamination in surface sediments of Yangtze River intertidal zone: An assessment from different indexes.









