Hubungan Karakteristik Hidro-Oseanografi dengan Proses Abrasi Pantai di Tanjung Bunga Makassar

Authors

  • Rezky Idhil Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.30649/jrkt.v8i1.224

Keywords:

abrasi pantai, hidro-oseanografi, transpor sedimen, perubahan garis pantai

Abstract

Kawasan pesisir merupakan wilayah yang dinamis dan rentan terhadap perubahan morfologi pantai akibat interaksi berbagai proses hidro-oseanografi. Pesisir Tanjung Bunga Makassar dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan indikasi terjadinya abrasi yang diduga berkaitan dengan karakteristik dinamika perairan di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik hidro-oseanografi yang meliputi pasang surut, angin, gelombang, arus, serta transpor sedimen dan mengkaji hubungannya terhadap proses abrasi pantai di kawasan Tanjung Bunga Makassar. Penelitian dilakukan melalui survei lapangan dan analisis data hidro-oseanografi yang meliputi pengukuran pasang surut, arus, analisis angin dan gelombang, serta perhitungan transpor sedimen sepanjang pantai. Hasil analisis menunjukkan bahwa tipe pasang surut di lokasi penelitian termasuk pasang surut campuran condong harian ganda dengan nilai Formzahl sebesar 0,897. Pola angin dominan berasal dari sektor barat hingga barat laut yang membangkitkan gelombang dengan tinggi berkisar antara 2–3 m. Kecepatan arus rerata tercatat sebesar 0,1475 m/s saat kondisi pasang dan 0,2390 m/s saat kondisi surut. Analisis transpor sedimen menunjukkan adanya net transpor sebesar 126.019 m³/tahun yang dominan datang dari arah selatan. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya ketidakseimbangan distribusi sedimen yang berpotensi menyebabkan kemunduran garis pantai hingga ±65 m pada periode 2012–2025. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik hidro-oseanografi memiliki hubungan terhadap proses abrasi pantai di kawasan Tanjung Bunga Makassar serta dapat menjadi dasar dalam pengelolaan dan penanganan permasalahan abrasi di wilayah tersebut.

References

Alfiah, N. A., Darwis, M. F., Al Imran, H., & Syamsuri, A. M. (2024). Analisis Perubahan Garis Pantai Takkalasi Kecamatan Balusu Kabupaten Barru. Arus Jurnal Sains dan Teknologi, 2(1), 64–71.

Ashilah, S., Anugroho, A., Suryoputro, D., Dwi, D., & Ismunarti, H. (2023). Studi Perubahan Garis Pantai Tahun 2012-2022 di Pesisir Pantai Bagik Kembar, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Dalam Indonesian Journal of Oceanography (Vol. 02).

Center, C. E. R. (1992). Automated Coastal Engineering System. Department of the Army Waterway Experiment Station Corps of Engineers.

Gaol, H. L., Helmi, M., & Satriadi, A. (2025). Analisis Perubahan Garis Pantai Wilayah Pesisir Menggunakan Metode DSAS (Digital Shoreline Analysis System) Di Pantai Tirang, Tugurejo Kota Semarang. Indonesian Journal of Oceanography, 7(1), 21–31.

Handiani, D. N., Heriati, A., Ashary H, H. M., & Wardhani, E. (2024). Penilaian Kerentanan Pesisir Berdasarkan Parameter Fisik di Pantai Utara Kabupaten Bekasi. Jurnal Kelautan Nasional, 19(1), 79–92.

Hastuti, A. W., Nagai, M., Ismail, N. P., Priyono, B., Suniada, K. I., & Wijaya, A. (2024). Spatiotemporal analysis of shoreline change trends and adaptation in Bali Province, Indonesia. Regional Studies in Marine Science, 76, 103598.

Muskananfola, M. R., Febrianto, S., & Ayuningrum, D. (2023). Hydrodynamic Characteristics and Sediment Distribution Patterns in Wulan Delta Estuary, Demak, Indonesia. Makara Journal of Technology, 27(1), 11–16.

Sakka, Assegaf, A. H., Amiruddin, Saaduddin, Azis, S. N. A. A., & Ismail, A. M. I. (2025). Impact of wave energy and sediment transport on shoreline changes: A multi-temporal satellite image analysis in Galesong, Takalar Regency, Indonesia. Journal of Degraded and Mining Lands Management, 12(4), 8179–8189.

Simbolon, M. Y., Achiari, H., Sulaiman, D. M., & Aryanti, C. A. (2025). Analisis Sedimentasi dan Peredaman Gelombang Akibat Pemecah Gelombang Ambang Rendah di Pantai Sigandu. Jurnal Tropis Maritim, 7(1), 1–15.

Singgih, H., Buarlele, L., & Febriani, L. (2024). Analyzing Coastline Erosion to Save the Coastal Environment in Makassar. Journal of Science and Education (JSE), 5(1), 329–343.

Sutjipto, Pranowo, W. S., & Prasita, V. D. (2025). Analisis Karakter Gelombang Laut di Selat Madura Periode Tahun 2024. J-Tropimar, 7(2), 79–93.

Umar, H., Paotonan, C., Rachman, T., Nur, S. H., Muhiddin, A. H., Maming, M. I., Rezky Andriadi, A. M., & Assidiq, F. M. (2025). Assessing Sediment Transport and Shoreline Dynamics in High-Energy Tropical Coasts. Civil Engineering Journal (Iran), 11(7), 3020–3038.

Yuwono, N. (2021). Teknik Perlindungan dan Pengamanan Wilayah Pesisir. Kanisius.

Published

2026-04-01

How to Cite

Idhil, R. (2026). Hubungan Karakteristik Hidro-Oseanografi dengan Proses Abrasi Pantai di Tanjung Bunga Makassar . Jurnal Riset Kelautan Tropis (Journal Of Tropical Marine Research) (J-Tropimar), 8(1), 71–85. https://doi.org/10.30649/jrkt.v8i1.224

Issue

Section

Articles