Sebaran Salinitas dan Temperatur Permukaan Pada Saat Spring Tide Dan Neap Tide Di Estuaria Sungai Porong, Sidoarjo
DOI:
https://doi.org/10.30649/jrkt.v2i1.39Keywords:
salinity distribution, temperature, Spring tides/Neap tide, estuary, Porong riverAbstract
Wilayah perairan estuari sungai Porong perairan yang merupakan campuran massa air tawar dan air laut. Campuran massa air tersebut sangat terkait oleh distribusi salinitas, temperatur tehadap pasang surut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan sebaran salinitas dan temperatur pada saat pasang dan surut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengambilan sampel secara insitu dan diolah menjadi peta tematik menggunakan software ArcMap 10.0 untuk mengetahui persebaran salinitas dan temperatur di perairan Estuari Sungai Porong. Nilai sebaran salinitas tertinggi saat spring tide sebesar 12‰, sedangkan sebaran salinitas terendah saat neap tide sebesar 1‰, saat air pasang bergerak kearah hulu, pengangkutan salinitas dari air asin masuk ke sungai pada kondisi pasang memberikan pengaruh naiknya nilai salinitas, begitu juga sebaliknya, saat surut air dari daratan masuk ke sungai membawa air tawar mengalir ke muara. Sebaran temperatur permukaan terendah saat spring tide 28.57°C, dan tertinggi saat neap tide 36.59°C. saat pasang air laut membawa temperatur yang rendah ke arah muara, begitupun saat surut air pasokan dari daratan menyebabkan temperatur permukaan di sungai menjadi hangat.
References
Rositasari, R dan S.K. Rahayu. 1994. Sifat-Sifat Estuaria dan Pengelolaannya. Oseana. XIX(3) : 21-31.
Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan. Cetakan Kelima. Yogjakarta : Kanisius.
Purnaini, R., Sudarmadji dan S. Purwono. 2018. Pengaruh Pasang Surut Terhadap Sebaran Salinitas di Sungai Kapuas Kecil. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah. 1(2) : 21-29
Surinati, D. 2007. Pasang Surut dan Energinya. Oseana. XXXII(1) : 15-22.
Sugito. Muliadi dan Apriansyah. 2018. Distribusi Salinitas di Estuari Kapuas Kecil. PrismaFisika. 4(2) : 68-74.
Septiani, W.D., P.N.I. Kalangi dan A. Luasunaung. 2014. Dinamika Salinitas Daerah Penangkapan Ikan di Sekitar Muara Sungai Malalayang, Teluk Manado, pada saat Spring Tide. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Perikanan Tangkap. 1(6) : 215-220.
Rositasari, R dan S.K. Rahayu. 1994. Sifat-Sifat Estuaria dan Pengelolaannya. Oseana. XIX(3) : 21-31.
Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan. Cetakan Kelima. Yogjakarta : Kanisius.
Purnaini, R., Sudarmadji dan S. Purwono. 2018. Pengaruh Pasang Surut Terhadap Sebaran Salinitas di Sungai Kapuas Kecil. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah. 1(2) : 21-29
Surinati, D. 2007. Pasang Surut dan Energinya. Oseana. XXXII(1) : 15-22.
Sugito. Muliadi dan Apriansyah. 2018. Distribusi Salinitas di Estuari Kapuas Kecil. PrismaFisika. 4(2) : 68-74.
Septiani, W.D., P.N.I. Kalangi dan A. Luasunaung. 2014. Dinamika Salinitas Daerah Penangkapan Ikan di Sekitar Muara Sungai Malalayang, Teluk Manado, pada saat Spring Tide. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Perikanan Tangkap. 1(6) : 215-220.







