https://jtropimar.hangtuah.ac.id/index.php/jtm/issue/feedJurnal Riset Kelautan Tropis (Journal Of Tropical Marine Research) (J-Tropimar)2026-05-11T03:52:47+00:00Mahmiahmahmiah@hangtuah.ac.idOpen Journal Systems<div style="border: 2px #5D64AA solid; padding: 10px; background-color: #d3e9de; text-align: left;"> <ol> <li>Journal Title: Jurnal Riset Kelautan Tropis <a href="https://jtropimar.hangtuah.ac.id/">(Journal of Tropical Marine Research) (J-Tropimar)</a></li> <li>Initials: J-Tropimar</li> <li>Frequency: 2 issue per year (April and November)</li> <li>Online ISSN:<a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/1550115705"> 2656-7091</a></li> <li>Print ISSN: <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/1550043882" target="_blank" rel="noopener">2656-7091</a></li> <li>Editor in Chief: Mahmiah, S.Si., M.Si.</li> <li>DOI: http://dx.doi.org/10.30649/jrkt.v1i1.17</li> <li>Publisher: Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</li> <li><a href="https://drive.google.com/file/d/1nl8gNrd7h1KH_UphEdlWfgOrtm8CkuX5/view?usp=sharing">Akrediasi: Sinta 4 No. 177/E/KPT/2024</a></li> </ol> </div> <p>J-Tropimar menerima artikel reguler hasil penelitian, artikel review, short communication, dan yang lainnya terkait ilmu dan teknologi kelautan (Marine Sciences and Technology), meliputi:</p> <ol> <li>Oseanografi Fisika</li> <li>Oseanografi Geologi</li> <li>Kimia Laut dan Biologi Laut</li> <li>Ekologi dan Pencemaran Laut</li> <li>Bioteknologi Kelautan</li> <li>Penginderaan Jauh Kelautan</li> <li>Sistem Informasi Geografik Kelautan</li> <li>Hidrografi</li> <li>Meteorologi Laut</li> <li>Akustik Kelautan</li> <li>Pengelolaan sumberdaya pesisir dan laut.</li> </ol>https://jtropimar.hangtuah.ac.id/index.php/jtm/article/view/156Analisis Pengaruh ENSO dan Suhu Permukaan Laut terhadap Klorofil-A di Laut Halmahera2026-04-02T02:57:50+00:00Meilany Eka Saputrimeilanyeka13@gmail.comMochammad Rafli Ginanjarrafli.gnr2809@gmail.comMoch Dhaffa Abduzar Ghyffarydhaffaabudzarghyffary@gmail.comZalsa Riski Stefanizalsars19@gmail.com Lia Aryantiliaaryanti261@gmail.comMuhamad Gilang Arindra Putramuhamad.gilang@fp.unila.ac.id<p>Fenomena El Niño Southern Oscillation (ENSO) berdampak signifikan terhadap dinamika oseanografi, khususnya suhu permukaan laut (SPL) dan konsentrasi klorofil-a sebagai indikator produktivitas primer laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variasi SPL dan klorofil-a di Laut Halmahera selama periode El Niño (2015) dan La Niña (2020). Data SPL dan klorofil-a diunduh dari Marine Copernicus dan diolah menggunakan perangkat lunak Ocean Data View (ODV) 4.6.5. Hasil analisis menunjukkan bahwa selama El Niño, SPL cenderung menurun sementara konsentrasi klorofil-a meningkat dengan konsentrasi tertinggi sebesar 0,26 mg/l, terutama pada musim timur akibat pengaruh upwelling yang memperkaya nutrien di permukaan. Sebaliknya, saat La Niña, SPL lebih tinggi dan konsentrasi klorofil-a cenderung menurun dengan konsentrasi tertinggi hanya sebesar 0,21 mg/l. Perbedaan ini mencerminkan adanya hubungan negatif antara suhu permukaan laut dan kandungan klorofil-a.</p>2026-04-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Riset Kelautan Tropis (Journal Of Tropical Marine Research) (J-Tropimar)https://jtropimar.hangtuah.ac.id/index.php/jtm/article/view/218Kelimpahan Mikroplastik dalam Sedimen di Perairan Wawolesea, Konawe Utara2026-04-25T02:15:18+00:00Chairun Annisachairunannisa10@gmail.comEmiyartiannisaaryanti@uho.ac.idA Ginong Pratikinoannisaaryanti@uho.ac.idMuhammad Trial Fiar Erawanannisaaryanti@uho.ac.idWa Jaliannisaaryanti@uho.ac.id<p>Plastik telah digunakan secara luas pada berbagai aspek kehidupan, sehingga pada akhirnya dibuang ke lingkungan dan dapat masuk ke perairan laut. Limbah plastik yang dominan mengapung di perairan laut pada akhirnya terendapkan ke sedimen dasar laut. Perairan Wawolesea merupakan manifestasi panas bumi dan destinasi wisata pemandian air panas yang memiliki banyak wisatawan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa mikroplastik yang terkandung dalam sedimen. Terdapat tiga stasiun pengambilan sampel yang ditentukan dari interval jarak panjang Pantai. Diambil saat surut di zona pasang tertinggi menggunakan sekop besi. Prosedur analisis sedimen menggunakan metode <em>density separation</em>. Terdiri dari preparasi sampel, dekantasi, pemisahan plastik berdasarkan berat jenis, pemanasan, filtrasi, dan identifikas. Hasil pengamatan menunjukan adanya mikroplastik jenis fiber, fragmen, dan film. Jenis fragmen mendominasi di Perairan Wawolese, hal ini disebabkan karena sumber fragmen lebih besar dari jenis lain, yang diduga berasal dari pecahan pipa pvc, tutup botol, serta mika <em>packaging</em> makanan yang dapat dihasilkan dari kegiatan pariwisata. Kelimpahan mikroplastik terendah terdapat pada stasiun 1 sebesar 4.381 mp/kg, sedangkan stasiun 2 terdapat 5.708 mp/kg dan yang tertinggi terdapat pada stasiun 3 sebesar 6.351 mp/kg. Temuan ini menggarisbawahi perlunya strategi pengelolaan sampah yang lebih efektif di suatu kawasan.</p>2026-04-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Riset Kelautan Tropis (Journal Of Tropical Marine Research) (J-Tropimar)https://jtropimar.hangtuah.ac.id/index.php/jtm/article/view/166Biomassa dan Serapan Karbon pada Tegakan, Nekromassa, dan Substrat Mangrove 2026-01-07T03:25:27+00:00Sri Wulandarirrwulandaris@gmail.comAidil Achsamririsriwulandari@itbm.ac.id<p>Ekosistem mangrove dikenal sebagai salah satu penyimpan karbon terbesar di antara ekosistem pesisir lainnya. Peran ekologisnya sangat vital, terutama dalam menyerap dan menyimpan karbon dalam berbagai kompartemen seperti tegakan hidup (dahan dan batang), nekromassa (pohon dan ranting mati), serta substrat tanah yang kaya bahan organik. Keberagaman jenis mangrove, seperti <em>Rhizophora mucronata, Avicennia alba,</em> dan <em>Acanthus ilicifolius</em>, memberikan kontribusi yang bervariasi terhadap akumulasi biomassa dan potensi serapan karbon. Studi ini dilakukan di Ekowisata Mangrove Lantebung Makassar untuk mengevaluasi parameter oseanografi, nilai biomassa, dan potensi serapan karbon dari ketiga komponen tersebut sebagai dasar pengelolaan ekosistem pesisir secara berkelanjutan. Sampel dipilih secara sengaja menggunakan teknik <em>purposive sampling</em> berdasarkan transek kuadran berukuran 40 x 40 meter, dan seluruh bagian vegetasi dianalisis di laboratorium menggunakan Metode Gravimetri untuk mengukur kandungan karbon keringnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paramater oseanografi habitat mangrove tergolong ideal dan sesuai dengan kriteria baku mutu air laut yang mendukung kehidupan biota akuatik; biomassa nekromassa, dahan dan substrat <em>Avicennia alba</em> lebih besar daripada <em>Rhizophora mucronata</em> dan <em>Acanthus ilicifolius</em>; selain itu, kompartemen yang mampu menyerap karbon tertinggi pada mangrove adalah dahan <em>Avicennia alba</em>, sedangkan yang terendah terdapat pada substrat <em>Rhizopora mucronata</em>.</p>2026-04-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Riset Kelautan Tropis (Journal Of Tropical Marine Research) (J-Tropimar)https://jtropimar.hangtuah.ac.id/index.php/jtm/article/view/180Pola Arus Permukaan di Alur Pelayaran Barat Surabaya Berdasarkan Model Numerik Hidrodinamika 2026-04-02T08:45:12+00:00Engki Andri Kisnartiengki.andri@hangtuah.ac.idRhiznandya Pradipta Santosoengki.andri@hangtuah.ac.id<p>Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) merupakan jalur utama menuju Pelabuhan Tanjung Perak yang memiliki intensitas lalu lintas kapal tinggi dan kondisi hidrodinamika kompleks. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola arus permukaan berdasarkan model numerik hidrodinamika guna memperoleh pemahaman mendalam mengenai karakteristik arah, kecepatan, dan distribusi arus permukaan yang dipengaruhi dinamika pasang surut. <em>Input</em> model numerik hidrodinamika adalah data batimetri, pasang surut, dan angin. Selanjutnya, model disimulasikan selama satu tahun dengan <em>output</em> arus permukaan (dua dimensi). Dalam pelaksanaannya, penelitian ini dilandasi nilai profesionalisme dan etika keinsinyuran dengan menjunjung tinggi integritas ilmiah, akurasi data, serta tanggung jawab sosial terhadap keselamatan pelayaran dan keberlanjutan lingkungan laut. Selain itu, setiap tahap kegiatan penelitian dilakukan dengan memperhatikan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan (K3L) untuk menjamin keamanan personel, perlindungan alat, dan pencegahan dampak negatif terhadap ekosistem perairan. Hasil simulasi menunjukkan APBS memiliki kedalaman 5-30 m dengan <em>slope</em> yang sangat landai (0,001). Tipe pasang surut campuran cenderung harian ganda memberi pengaruh dominan dalam arah arus (utara-timur) dengan kecepatan 0,75 m/s saat air laut dalam kondisi pasang dan 0,25 m/s saat laut dalam kondisi surut. Area tengah dan selatan APBS memiliki indeks risiko keselamatan pelayaran sedang hingga tinggi. Secara keseluruhan, hasil menegaskan arus permukaan dan kondisi morfologi dasar laut berperan penting terhadap stabilitas dan manuver kapal, sehingga perlu menjadi pertimbangan utama dalam perencanaan, pengaturan, dan pengelolaan alur pelayaran. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya menghasilkan informasi ilmiah tentang pola arus permukaan di APBS, tetapi juga menjadi contoh penerapan profesionalisme, etika, dan budaya K3L dalam praktik keinsinyuran kelautan.</p>2026-04-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Riset Kelautan Tropis (Journal Of Tropical Marine Research) (J-Tropimar)https://jtropimar.hangtuah.ac.id/index.php/jtm/article/view/142Analisis Tinggi Gelombang dengan Kala Ulang Metode Fisher Tippet Type-1 Pantai Pangali-ali Kabupaten Majene2026-03-16T15:44:45+00:00Imam Rohaniimam.rohani@unsulbar.ac.idApriansyahimam.rohani@unsulbar.ac.idYusmanimam.rohani@unsulbar.ac.idAsfiantiimam.rohani@unsulbar.ac.id<p>Pantai Pangali-Ali, Kabupaten Majene merupakan pantai yang wilayahnya memiliki daerah pesisir yang panjang yaitu sepanjang 125 km. Sebagian besar pusat kegiatan masyarakat di Kabupaten Majene terletak di daerah pesisir. Beberapa daerah di Kabupaten Majene memiliki potensi terjadi kerusakan akibat abrasi. Salah satu yang mempengaruhi terjadinya gelombang adalah kecepatan dan arah angin. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui distribusi kecepatan angin dan arah angin dari WRPlot Pantai Panga-liali tahun 10 tahun (2014-2023), 2) Mengetahui kecepatan angin dalam faktor tegangan angin (UA) dan 3) Menganalisis tinggi gelombang kala ulang 2, 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun metode Fisher Tippet Type-1 Pantai Pangali-Ali Majene. Hasil analisis yang dilakakukan, maka diperoleh arah Tenggara berdasarkan data angin selama 10 tahun (2014-2023) frekuensi distribusi sebesar 28%. Nilai Faktor Tegangan Angin (UA) diperoleh nilai maksimum pada tahun 2014 arah Tenggara sebesar 14,51 m/s. Untuk analisis periode ulang 2 tahun= 0,328 m, periode 5 tahun= 496 m, periode 10 tahun= 0,607 m, periode 25 tahun= 0,747 m, periode 50 tahun= 851 m, dan periode 100 tahun= 954 m.</p>2026-04-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Riset Kelautan Tropis (Journal Of Tropical Marine Research) (J-Tropimar)https://jtropimar.hangtuah.ac.id/index.php/jtm/article/view/224Hubungan Karakteristik Hidro-Oseanografi dengan Proses Abrasi Pantai di Tanjung Bunga Makassar 2026-05-11T03:52:47+00:00Rezky Idhildeonatio@gmail.com<p>Kawasan pesisir merupakan wilayah yang dinamis dan rentan terhadap perubahan morfologi pantai akibat interaksi berbagai proses hidro-oseanografi. Pesisir Tanjung Bunga Makassar dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan indikasi terjadinya abrasi yang diduga berkaitan dengan karakteristik dinamika perairan di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik hidro-oseanografi yang meliputi pasang surut, angin, gelombang, arus, serta transpor sedimen dan mengkaji hubungannya terhadap proses abrasi pantai di kawasan Tanjung Bunga Makassar. Penelitian dilakukan melalui survei lapangan dan analisis data hidro-oseanografi yang meliputi pengukuran pasang surut, arus, analisis angin dan gelombang, serta perhitungan transpor sedimen sepanjang pantai. Hasil analisis menunjukkan bahwa tipe pasang surut di lokasi penelitian termasuk pasang surut campuran condong harian ganda dengan nilai Formzahl sebesar 0,897. Pola angin dominan berasal dari sektor barat hingga barat laut yang membangkitkan gelombang dengan tinggi berkisar antara 2–3 m. Kecepatan arus rerata tercatat sebesar 0,1475 m/s saat kondisi pasang dan 0,2390 m/s saat kondisi surut. Analisis transpor sedimen menunjukkan adanya net transpor sebesar 126.019 m³/tahun yang dominan datang dari arah selatan. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya ketidakseimbangan distribusi sedimen yang berpotensi menyebabkan kemunduran garis pantai hingga ±65 m pada periode 2012–2025. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik hidro-oseanografi memiliki hubungan terhadap proses abrasi pantai di kawasan Tanjung Bunga Makassar serta dapat menjadi dasar dalam pengelolaan dan penanganan permasalahan abrasi di wilayah tersebut.</p>2026-04-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Riset Kelautan Tropis (Journal Of Tropical Marine Research) (J-Tropimar)